Wisata Watu Ngandek Mangunan

Tempat Berfoto di Atas Batu dengan Latar Belakang Pemandangan Alam yang Indah di Kabupaten Bantul

Sekilas Mengenai Watu Ngadek Mangunan

Watu Ngadek Mangunan merupakan salah satu objek wisata yang berada di Kabupaten Bantul, tepatnya berada di kawasan Hutan Pinus Pengger dan juga salah satu spot terbaik untuk berfoto di Hutan Pinus Pengger. Dinamakan Watu Ngadek Mangunan karena posisi batu yang berdiri dengan bentuk gundukan batunya yang sangat besar. Wisatawan bisa berdiri di atas batu tersebut dan berfoto dengan latar belakang panorama alam.

Watu Ngadek Mangunan yang berada di Hutan Pinus Pengger ini adalah salah satu objek wisata yang masuk dalam pengawasan Resort Pemangku Hutan Mangunan yang terletak di Dusun Sendangsari. Lokasinya yang berada di hutan pinus menjadikan suasana di sekitar Watu Ngadek Mangunan ini asri dan udaranya yang segar. Untuk menuju ke tempat Watu Ngadek Mangunan yang berada di ujung hutan pinus, wisatawan perlu berjalan kaki menyusuri hutan pinus sebelum akhirnya bisa menikmati pemandangan alam dari Watu Ngadek Mangunan.

Wisata Watu Ngadek Mangunan
Wisata Watu Ngadek Mangunan

Saat berada di atas Watu Ngadek Mangunan ini wsatawan bisa melihat panorama perbukitan yang indah dari ketinggian bukit. Lokasinya yang berada di atas dataran tinggi membuat suasana di sekitar Watu Ngadek Mangunan ini sejuk dan masih asri, serta jauh dari polusi. Keberadaannya yang jauh dari pusat kota juga membuat tempat ini cocok untuk melepas penat setelah seminggu sibuk bekerja atau bersekolah. Selain itu wisatawan juga bisa berfoto di atas Watu Ngadek Mangunan, berbeda halnya dengan Watu Goyang yang dimana wisatawan tidak boleh berdiri di atasnya. Walapun pihak pengelola memperbolehkan berdiri di atas Watu Ngadek Mangunan, namun wisatawan tetap perlu berhati-hati. Foto di Wtau Ngadek ini akan menjadi kepuasan tersendiri karena latar belakang foto yang cantik dengan dominasi warna hijau dari perbukitan.

Watu Ngadek Mangunan merupakan tempat yang cocok untuk para penyuka suasana matahari terbit atau pun matahari terbenam dalam destinasi paket wisata jogja. Dari lokasi ini, wisatawan bisa dengan puas menikmati suasana matahari terbit dan terbenam. Masih berada dalam satu lokasi di Hutan Pinus Pengger, wisatawan juga bisa menikmati rindangnya pepohanan pinus di hutan ini. Di Hutan Pinus Pengger ini terdapat beberapa spot berfoto yang tidak boleh dilewatkan, antara lain spot foto tangan raksasa yang sekarang sedang menjadi favorit di kalangan traveller. Lalu ada juga rumah segitiga yang terbuat dari ranting kayu ala rumah indian.

Agar dapat puas menikmati lokasi Watu Ngadek Mangunan dan sekitarnya, wisatawan disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman, karena untuk menuju ke lokasi Watu Ngadek Mangunan medannya menanjak. Hal lain yang harus diperhatikan sebelum berkunjung ke lokasi adalah cuaca, saat hujan lokasi di sekitar Watu Ngadek Mangunan ini akan basah dan berlumpur.

Lokasi Watu Ngadek Mangunan

Lokasi Watu Ngadek Mangunan berada di satu kawasan dengan Hutan Pinus Pengger, tepatnya terletak di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakata. Untuk perjalanan menggunakan sewa motor jogja sangatlah indah pemandangannya sampai ke tujuan wisata watu ngadek.

Tiket Masuk Watu Ngadek
Tiket Masuk Watu Ngadek

Rute Watu Ngadek Mangunan

Wisatawan yang berasal dari pusat Kota Yogyakarta dan ingin menuju ke lokasi Watu Ngadek Mangunan bisa melalui Terminal Giwangan, kemudian menuju Jalan Imogiri Timur. Lalu di pertigaan Imogiri belok ke kiri ke arah makam raja-raja Imogiri. Setelah itu ada pertigaan belok kanan ke arah Desa Mangunan. Kemudian akan bertemu pertigaan dan belok ke kiri ke arah hutan pinus. Lokasi Watu Ngadek Mangunan ini berada satu kawasan dengan Hutan Pinus Pengger yang posisinya tidak jauh dari Hutan Pinus Mangunan.

Harga Tiket Masuk Watu Ngadek Mangunan

Untuk menikmati keindahan alam di Watu Ngadek Mangunan, wisatawan akan dikenakan biaya masuk di Hutan Pinus Pengge dengan biaya Rp. 2.500 per orang dengan biaya parkir kendaraan Rp. 2.000 untuk sepeda motor, Rp. 5.000 untuk mobil dan Rp.20.000 untuk bus.